Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jember Berikan Kuliah Umum Demokrasi kepada Mahasiswa STIA Pembangunan Jember

humas jember

Ketua Bawaslu Jember Sanda Aditya Pradana memberikan kuliah umum kepada mahasiswa STIA Pembangunan Jember, Kamis (18/6/2026).

Jember – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua lembaga. Kegiatan berlangsung di Aula Surachmad STIA Pembangunan Jember, Kamis (18/6/2026).

Kuliah umum disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Jember, Sanda Aditya Pradana, dengan mengangkat tema mengenai konsep demokrasi, kedaulatan rakyat, prinsip-prinsip demokrasi, serta implementasinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam pemaparannya, Sanda menjelaskan bahwa demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Menurutnya, demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai mekanisme pemilihan pemimpin melalui pemilu, tetapi juga sebagai upaya menjamin partisipasi masyarakat, persamaan hak, serta perlindungan kebebasan sipil.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan warga negara yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab. Karena pada dasarnya, rakyat adalah sumber legitimasi tertinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.

Selain membahas teori demokrasi, Sanda mengajak mahasiswa memahami perjalanan demokrasi di Indonesia yang mengalami berbagai dinamika, mulai dari masa demokrasi parlementer, demokrasi terpimpin, demokrasi Pancasila pada era Orde Baru, hingga era reformasi yang ditandai dengan semakin terbukanya ruang partisipasi publik dan kebebasan berpendapat.

Menurutnya, perkembangan demokrasi di Indonesia saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti politik uang, korupsi, polarisasi politik, penyebaran hoaks dan disinformasi, serta rendahnya partisipasi politik masyarakat.

“Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Salah satunya dengan meningkatkan literasi politik dan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan,” kata Sanda.

Melalui kerja sama yang telah disepakati, Bawaslu Kabupaten Jember berharap dapat memperluas sinergi dengan kalangan akademisi dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang peduli terhadap kualitas demokrasi dan kehidupan berbangsa.

Penulis  :  Heni
Editor    :  Humas Jember