Bawaslu Jember Gelar Konsolidasi Demokrasi melalui Sosialisasi Pengawasan Berperspektif Gender
|
Jember – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember menggelar kegiatan konsolidasi demokrasi melalui sosialisasi pengawasan partisipasi masyarakat dengan pendekatan perspektif gender, Selasa (7/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula DP3AKB Jember tersebut diikuti sekitar 30 peserta dari Sekolah Perempuan dan mahasiswa Fakultas Hukum Universiras Muhammadiyah Jember.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan partisipatif sekaligus mendorong keterlibatan masyarakan, khususnya perempuan dalam proses pengawasan pemilu dan pilkada. Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Jember berupaya memperkuat sinergi antara lembaga pengawas pemilu, organisasi perempuan dan perguruan tinggi dalam membangun demokrasi yang inklusif dan berkeadilan gender.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Jember Wiwin Riza Kurnia menyampaikan, pengawasan partisipatif merupakan amanat Undang-undang Pemilu yang menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai pemilih tetapi juga sebagai pengawas aktif dalam setiap tahapan pemilu.
Wiwin menjelaskan bahwa pendekatan perspektif gender penting untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang kerap muncul dalam proses politik, seperti kekerasan terhadap perempuan dalam politik, praktik politik uang yang menyasar perempuan, ketimpangan akses informasi hingga stereotip gender dalam kampanye.
“Pengawasan partisipatif tanpa perspektif gender hanya akan memperkuat ketidakadilan yang sudah ada. Perempuan harus menjadi subjek, bukan objek dalam demokrasi,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, peserta juga menyoroti sejumlah isu di antaranya, sanksi bagi pelaku kekerasan berbasis gender dalam pemilu, maraknya kekerasan berbasis gender secara daring, serta langkah-langkah perlindungan diri bagi perempuan dalam ruang politik.
Selain itu, muncul sejumlah rekomendasi di antaranya, pembentukan relawan pengawas gender, pelaksanaan sosialisasi lanjutan, serta penguatan kerja sama antara Bawaslu Jember, Sekolah Perempuan, dan Universitas Muhammadiyah Jember dalam upaya memperkuat konsolidasi demokrasi.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya pengawasan partisipatif berperspektif gender.
Penulis : Heni
Edirot : Humas Jember