Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jember Ajak Ibu-Ibu PKH Sumbersari Aktif Awasi Data Pemilih

humas jember

Koordinator SDMO dan Diklat Bawaslu Jember, Yoyok Adi Pranata bersama ibu-ibu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Sumbersari, Selasa (5/5/2026).

Jember – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember terus memperkuat edukasi politik kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama ibu-ibu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Sumbersari, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran politik sekaligus mendorong pengawasan partisipatif dari kelompok perempuan di tingkat akar rumput.

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Pendidikan Pelatihan (SDMO dan Diklat) Bawaslu Jember, Yoyok Adi Pranata, hadir memberikan pemaparan terkait pentingnya kesadaran masyarakat terhadap validitas data kependudukan, khususnya terkait status sebagai pemilih dalam pemilu.

Dalam pemaparannya, Yoyok mengingatkan peserta agar tidak hanya memastikan diri terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, tetapi juga memastikan hak konstitusional sebagai pemilih terpenuhi.

“Ibu-ibu tidak hanya wajib terdata sebagai penerima PKH, tetapi juga wajib memastikan diri terdaftar dan terdata sebagai pemilih,” ujarnya.

Menurut Yoyok, kelompok penerima manfaat sosial kerap menjadi sasaran disinformasi, termasuk terkait proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Oleh karena itu, Bawaslu mendorong masyarakat untuk aktif mengecek statusnya dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap intimidasi atau politisasi bantuan sosial oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Bantuan PKH merupakan program pemerintah dan hak masyarakat. Jangan sampai ada yang menakut-nakuti bahwa bantuan akan dicabut jika memilih calon tertentu. Pilihan dalam pemilu bersifat bebas dan rahasia,” tegasnya.

Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Jember berharap ibu-ibu penerima manfaat PKH dapat menjadi agen pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing. Dengan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya data pemilih, proses pemilu di Kabupaten Jember diharapkan dapat berjalan lebih inklusif, akurat, dan berintegritas.

Penulis  :  Rahman
Editor    :  Humas Jember