Perkuat Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih, Bawaslu Jember Konsolidasi dengan Ketua Kelompok PKH Patrang
|
Jember – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember terus melakukan langkah proaktif untuk menjaga kualitas demokrasi hingga ke tingkat masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan melalui kegiatan konsolidasi demokrasi bersama seluruh Ketua Kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kecamatan Patrang, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Perumahan Puri Dharmawangsa C-10, Antirogo, Sumbersari ini menjadi bagian dari langkah pengawasan partisipatif Bawaslu dalam mengawal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) agar berjalan akurat, transparan, dan akuntabel.
Ketua Bawaslu Jember Sanda Aditya Pradana menegaskan, pengawasan terhadap akurasi data pemilih merupakan aspek krusial dalam penyelenggaraan pemilu yang berintegritas. Menurutnya, data pemilih yang tidak akurat berpotensi menimbulkan persoalan administrasi hingga sengketa pemilu di kemudian hari
"Data pemilih bersifat dinamis. Ada warga pindah domisili, meninggal dunia, atau mengalami perubahan status, misalnya dari sipil ke TNI/Polri maupun sebaliknya. Karena itu, pengawasan terhadap proses pemutakhiran data harus terus dilakukan agar hak pilih warga tetap terjamin," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Jember juga mengajak Ketua Kelompok PKH untuk berperan aktif dalam pengawasan partisipatif dengan membantu memantau perubahan data kependudukan di lingkungan masing-masing. Informasi tersebut dinilai penting untuk mendukung proses pembaruan data pemilih agar tetap mutakhir.
Selain itu, peserta juga didorong untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memeriksa status pemilih secara mandiri melalui kanal digital yang disediakan penyelenggara pemilu serta melaporkan apabila ditemukan ketidaksesuaian data.
Sanda menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat, khususnya Ketua Kelompok PKH yang memiliki kedekatan dengan warga, dapat membantu memperkuat pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih di tingkat akar rumput.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap potensi kesalahan data dapat dideteksi lebih awal sehingga hak pilih masyarakat tetap terlindungi dan kualitas demokrasi di Kabupaten Jember dapat terjaga,” ujarnya.
Penulis : Rahman
Editor : Humas Jember